Rendang sapi yang nikmat dan daging bertekstur empuk dengan balutan bumbu pekat yang gurih dan kaya aroma rempah Kuncinya ada pada pemilihan bagian daging, keseimbangan santan dan bumbu, serta proses memasak perlahan sampai cairan menyusut. Rendang memang perlu waktu, tetapi sebagian besar prosesnya berlangsung di atas kompor dengan api kecil. Kamu hanya perlu mengecek sesekali dan mengaduk dengan sabar agar santan tidak pecah atau bumbu menempel di dasar wajan.
Pada resep Rendang Daging Sapi kali ini menggunakan 1 kilogram daging sapi dan santan kelapa, sementara jumlah cabai dapat diatur sesuai selera. Pada awal memasak, kuahnya masih encer dan berwarna pucat. Saat santan berkurang, bumbu akan tampak lebih gelap dan mengeluarkan minyak, sementara aroma serai, daun jeruk, jahe, dan lengkuas menghangatkan. Ikuti langkah-langkah berikut untuk membuat rendang berkuah kental yang dapat dimasak lebih lama hingga mencapai tingkat kekeringan sesuai selera.
Bahan Resep Rendang Daging Sapi

Resep ini menghasilkan sekitar 6 sampai 8 porsi, bergantung pada ukuran potongan daging dan lauk yang disajikan. Agar rasanya lebih seimbang, gunakan santan segar bila ada. Santan kemasan juga dapat digunakan dengan mengikuti petunjuk pengenceran pada kemasan.
|
Bahan |
Takaran |
|---|---|
|
Daging sapi bagian paha atau sengkel |
1 kg |
|
Santan kental |
1 liter |
|
Santan encer atau air |
500 ml |
|
Serai, memarkan |
2 batang |
|
Daun jeruk |
5 lembar |
|
Daun kunyit, simpulkan |
1 lembar |
|
Daun salam |
2 lembar |
|
Asam kandis |
2 buah |
|
Garam |
2 sendok teh, sesuaikan |
|
Gula merah, sisir |
1 sendok teh, opsional |
|
Minyak untuk menumis |
2 sendok makan |
Bumbu Halus
- Bawang merah, 12 butir
- Bawang putih, 6 siung
- Cabai merah keriting, 10 buah
- Gunakan cabai rawit merah sebanyak 3 sampai 5 buah, sesuai selera.
- Jahe, 3 cm
- Lengkuas, 4 cm
- Kunyit, 3 cm
- Kemiri sangrai, 4 butir
- Ketumbar sangrai, 1 sendok makan
- Jintan, ½ sendok teh
- Merica, ½ sendok teh
- Pala bubuk, ¼ sendok teh
Jumlah cabai dapat diatur sesuai selera, sedangkan perpaduan rempah lainnya tetap menghadirkan cita rasa khas rendang. Untuk mempertahankan aroma rempah tanpa rasa pedas yang menyengat, kurangi cabai rawit dan tetap gunakan cabai merah keriting.
Persiapan Sebelum Memasak
Iris daging melawan arah serat menjadi potongan berukuran sekitar 4 sampai 5 cm. Potongan jangan terlalu kecil karena daging akan menyusut dan dimasak cukup lama.
Haluskan semua bahan bumbu sampai cukup lembut. Bumbu bisa dihaluskan dengan blender menggunakan sedikit minyak atau air, tetapi jangan terlalu banyak menambahkan cairan. Jika bumbu terlalu encer, waktu yang dibutuhkan untuk memasaknya hingga matang dan mengental akan lebih lama.
Sementara itu, siapkan wajan lebar dan tebal. Permukaan wajan yang luas membuat cairan menguap dengan lebih merata. Bila memakai santan segar, pisahkan santan kental dan encer saat memeras kelapa. Memarkan serai dan daun kunyit, atau ikat keduanya agar mudah dikeluarkan jika diperlukan.
Cara Memasak Rendang Secara Bertahap
Memasak rendang membutuhkan proses bertahap agar bumbu meresap ke dalam daging, santan mengental dengan baik, dan teksturnya sesuai selera.
Perhatikan setiap proses, dari menumis bumbu sampai mengatur tingkat kekeringan, supaya rendang matang merata tanpa gosong. Berikut cara memasak rendang yang dapat dicoba di rumah.
1. Tumis Bumbu Sampai Matang
Panaskan minyak dalam wajan. Tambahkan bumbu halus bersama serai, daun jeruk, daun kunyit, dan daun salam. Tumis dengan api sedang-kecil sambil diaduk sampai harum dan warnanya sedikit lebih pekat. Sebelum santan dimasukkan, aroma mentah bawang dan jahe sebaiknya sudah berkurang.
2. Tuang Santan Encer
Masukkan santan encer atau air, lalu aduk sampai bumbu larut. Tambahkan asam kandis dan garam. Aduk perlahan agar bumbu tidak menggumpal di dasar.
3. Masak Sampai Mulai Mendidih
Pertahankan api sedang-kecil dan aduk secara berkala. Saat busa mulai muncul di permukaan santan, perhatikan kondisi masakan karena panas di dasar wajan bisa meningkat lebih cepat daripada yang terlihat dari atas.
4. Masukkan Daging dan Santan Kental
Aduk hingga seluruh potongan terbalut kuah. Setelah mendidih perlahan, kecilkan api. Jangan tutup wajan supaya uap bisa keluar dan kuah berkurang.
5. Aduk dan Pantau Tekstur
Selama kuah masih banyak, aduk setiap beberapa menit. Semakin sedikit cairannya, semakin sering bumbu perlu diaduk sambil mengeruk bagian dasar wajan dengan spatula kayu. Cara ini membantu mencegah bumbu gosong.
6. Tentukan Tingkat Keringnya
Untuk rendang berkuah kental, hentikan memasak setelah bumbu mengental dan daging empuk. Jika menginginkan rendang yang lebih kering, teruskan memasak dengan api kecil hingga minyak keluar dan bumbu melekat tebal pada daging.
Lama memasak bergantung pada jenis wajan, panas kompor, ukuran potongan, serta kadar air santan. Karena itu, gunakan tekstur sebagai patokan, bukan hanya jam. Sekiranya kuah sudah hampir menyusut tetapi daging masih terasa alot, tuangkan sedikit air panas dan teruskan memasak hingga teksturnya empuk.
Teknik agar Daging Empuk dan Bumbu Tidak Gosong
Bagian paha dan sengkel sesuai untuk rendang yang dimasak dalam waktu lama karena jaringan ikatnya dapat menjadi lebih lunak selama proses pemasakan. Iris melintang serat agar daging lebih mudah dikunyah. Hindari terlalu sering membolak-balik daging dengan kuat karena potongan yang sudah empuk bisa pecah.
Setelah santan mendidih, kecilkan api. Santan yang terus bergolak keras dapat terpisah, sementara panas berlebihan bisa membuat bumbu cepat melekat sebelum daging matang. Seiring kuah menyusut, gunakan spatula untuk mengaduk sampai ke bagian bawah, termasuk dasar dan sudut wajan. Jika mulai tercium aroma hangus, segera kecilkan api dan pindahkan rendang ke wajan lain tanpa mengeruk lapisan yang gosong.
Tanda Rendang Sudah Matang
Rendang basah siap disajikan ketika daging sudah lunak saat ditekan menggunakan spatula, tetapi potongannya masih tetap utuh. Kuahnya tidak lagi encer. Bumbu terlihat menyelimuti permukaan daging dan rasanya menyatu, dengan gurih santan diikuti rasa rempah yang hangat.
Untuk hasil lebih kering, warna bumbu akan semakin cokelat gelap dan minyak tampak terpisah di permukaan. Aduk rendang secara perlahan dan merata agar bumbu yang berada di dasar wajan tidak berubah menjadi gosong. Matikan api sebelum bumbu terasa pahit atau berbau gosong.
Sebelum disajikan, diamkan sebentar agar panas merata dan bumbu lebih menempel. Rendang cocok disandingkan dengan nasi putih hangat, daun singkong, atau sambal hijau. Sajikan rendang dengan lauk pendamping yang segar untuk menyeimbangkan cita rasa gurih dan pedasnya.
FAQ
Bagian daging sapi apa yang cocok untuk rendang?
Paha dan sengkel umum dipilih karena cukup kokoh untuk proses memasak lama. Potong melintang serat agar lebih mudah dikunyah setelah matang.
Mengapa rendang saya masih alot?
Daging mungkin membutuhkan waktu lebih lama, potongannya terlalu besar, atau panas terlalu tinggi sehingga cairan habis sebelum serat melunak. Tambahkan air panas sedikit demi sedikit dan lanjutkan memasak dengan api kecil.
Bolehkah memakai santan kemasan?
Boleh. Ikuti petunjuk pengenceran pada kemasan dan perhatikan rasa asin atau kekentalannya. Sesuaikan garam setelah kuah mulai menyusut.
Bagaimana mencegah rendang gosong?
Gunakan wajan tebal, kecilkan api setelah mendidih, dan aduk sampai menyentuh dasar wajan. Saat kuah menyusut, tingkatkan frekuensi mengaduk.
Siapkan bahan aromatik dan gunakan api kecil sejak santan mendidih. Dengan begitu, rendang punya waktu untuk mengental perlahan, sementara daging menjadi empuk dan bumbu menempel pekat.
